Ketika kita berpikir tentang kemungkinan-kemungkinan yang ada, ketika semua perencanaan yang kita buat, ketika harapan dan ambisi terhadap suatu hal yang menjadi target kita... semua berlalu hanya dalam satu "disaster" yang tidak masuk dalam hitungan?
Kesal, kecewa, sedih, amarah... hanya setelingkup perasaan negatif yang mampu menjadi teman di kala itu bukan?
Ingin memberontak, ingin menerjang, ingin membalas semua dendam yang ada di dalam diri...
Tapi apa daya... Semua itu sia-sia... hanya menghabiskan energi yang tersisa...
Kembali kepada apa yang seharusnya menjadi batu tumpuan, pengingat bahwa kita ada karenanya, bahwa hidup yang kita jalani hanya sebuah "permainan", bahwa realitas hanya sebuah konsep abstrak yang kita ciptakan untuk dapat menerima jalannya hidup...
"If it doesn't kill me, it will only make me much stronger"
ps: kayaknya kalo kerja jadi "host"nya wisata kuliner asyik juga ya?! jalan-jalan dan makan, semua di ongkosin, dan itu belum termasuk gaji yang kita dapet tiap bulannya... ![]()
Unique visitors to post: 0
dan diriku pasti ikut dalm rombongan wisata nya...
hahahahahhaha
Jalan-jalan, makan ...
dhan!
nu kitu teh matak gendut euy!